PRINSIP KERJA KARBURATOR
A. Rangkuman
Karburator merupakan sebuah alat
yang mencampur udara dan bahan
bakar untuk sebuah mesin pembakaran dalam. Karburator bekerja menggunakan Prinsip Bernoulli yaitu semakin
cepat udara bergerak maka semakin kecil tekanan statisnya namun semakin tinggi
tekanan dinamisnya. Pada karburator terdapat udara yang memiliki tekanan untuk menarik serta
bahan bakar masuk ke dalam ruang bakar. Udara tersebut dikendalikan oleh pedal
gas mobil untuk menentukan besarnya aliran udara yang dapat masuk ke dalam
ruang bakar. Mesin-mesin generasi awal menggunakan karburator aliran ke
atas (updraft), dimana udara masuk melalui bagian bawah karburator lalu keluar
melalui bagian atas. Keuntungan desain ini adalah dapat menghindari
terjadinya mesin banjir, karena
kelebihan bahan bakar cair akan langsung tumpah keluar karburator dan tidak
sampai masuk kedalam intake manifold.
Karburator pada
dasarnya merupakan pipa terbuka dikedua ujungnya yang berbentuk venturi, yaitu
dari satu ujung permukaannya lebar lalu menyempit dibagian tengah kemudian
melebar lagi di ujung satunya. Bentuk ini menyebabkan kecepatan aliran udara
meningkat ketika melewati bagian yang sempit. Dalam pipa ini udara bergerak
menuju intake manifold menuju
ke dalam mesin atau ruang bakar. Bahan
bakar disemburkan kepada aliran udara melalui saluran-saluran kecil yang
terdapat dalam ruang sempit dalam venturi. Tekanan rendah dari udara yang
bergerak dalam venturi menarik bahan bakar dari mangkuk karburator sehingga
bahan bakar ini tersembur dan ikut aliran udara. Saluran-saluran ini
disebut jet.
B. Pertanyaan kritis
1.
Apa yang akan terjadi jika karburator tidak
dapat mengatur besarnya aliran udara yang masuk ke dalam ruang bakar?
2.
Apa yang menyebabkan karburator bocor?







0 komentar:
Posting Komentar